Penyaluran Bantuan Kepada Korban Gempa Cianjur

- Selasa, 29 November 2022 | 14:01 WIB
Penyerahan bantuan secara simbolis kepada koordinator pengungsi gempa Cianjur (sudahbaca/Zainal Afandi)
Penyerahan bantuan secara simbolis kepada koordinator pengungsi gempa Cianjur (sudahbaca/Zainal Afandi)

SUDAHBACA.COM - Kabut sudah mulai turun ketika kami tiba di salah satu titik pengungsian di Desa Baros Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur, Senin 28 November 2022.

Padahal waktu baru menunjukkan pukul 4 sore. Hujan yang turun sedari siang membuat tanah di sekitar lokasi pengungsian menjadi becek. Gempa-gempa kecil masih terasa getarannya selama kami berada dilokasi.

Kami datang untuk menyampaikan bantuan dari Komunitas As Sahl yang juga bekerja sama sama dengan SudahBaca.com, JUZZ4U dan Ada Kopi Bogor. Pada saat distribusi ke titik pengungsian kami juga dibantu oleh rekan-rekan di Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI).

Bantuan terdiri dari 12 terpal ukuran 6x8meter, 100 bingkisan untuk anak-anak, 3 karung beras, 72 liter minyak goreng dan 50 paket sabun. Total donasi yang terkumpul selama 1 pekan yaitu Rp.6.007.000.

Kang Wahyu yang menjadi kordinator pengungsi mengatakan bahwa ada 1125 jiwa tardiri dari 375 KK dengan menempati 74 tenda yang terdampak gempa Cianjur, 21 November yang lalu. Jika dirata-rata 1 tenda berkukuran 6x8 ini dihuni oleh sekitar 15 orang. Titik pengungsian ini berlokasi tidak jauh dari Istana Cipanas Cianjur

Baca Juga: Hasil Pertandingan Grup H : Portugal Lolos ke 16 Besar

Para pengungsi ini merupakan warga RT 1-3 Desa Baros yang terpaksa harus tidur di tenda-tenda darurat bantuan dari berbagai kelompok masyarakat yang silih berganti datang memberikan bantuan.

Mereka harus mengungsi karena rumah-rumah mereka kini rusak dan tidak bisa ditempati lagi. Dari data yang diterima SudahBaca.com, ada 208 rumah yang rusak. 103 diantaranya rusak parah dan 105 rumah rusak sedang.

Mereka masih belum tahu sampai kapan akan hidup berdesak-desakan di dalam tenda karena hingga saat ini proses pembangunan kembali rumah-rumah yang rusak berat masih dalam proses persiapan.

Baca Juga: Inilah Nama Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau PTN Dari Masa Ke Masa

Halaman:

Editor: Zainal Muttaqin Afandi

Sumber: Liputan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X